tips menabung

9 Tips Menabung untuk Pelajar, Praktis dan Efisien!

Bagaimana tips menabung untuk pelajar yang tepat? Pasalnya, sebagian besar pelajar sulit untuk menabung dengan alasan belum memiliki penghasilan sendiri. Padahal, mereka bisa lho mulai menabung dari uang saku yang didapatkan. Hanya saja, upaya ini memang harus diiringi dengan niat dan ketelatenan.

9 Tips Menabung untuk Pelajar, Praktis dan Efisien!

Bagi seorang pelajar, menjadi kepuasan tersendiri bila berhasil mendapatkan apa yang diimpikan dari hasil tabungan sendiri. Lalu, apa yang harus Anda lakukan agar bisa menabung dan mengumpulkan banyak uang? Jika Anda ingin tahu, yuk simak ulasan ini sampai habis, ya!

Berikut Tips Menabung untuk Pelajar

Sebagian besar seorang pelajar memang belum memiliki penghasilan sendiri. Tetapi hal ini bukan menjadi alasan untuk tidak bisa menabung. Mulai kelola uang saku Anda dan terapkan tips menabung untuk pelajar berikut ini.

  1. Sebelum Digunakan, Sisihkan Uang Saku Lebih Dulu
    Kebanyakan orang tua akan memberi uang saku secara bulanan, mingguan atau harian kepada anaknya. Nah, sebelum uang tersebut terpakai, coba sisihkan sebagian untuk di tabung..

Agar cepat terkumpul, Anda bisa mulai mengambil 10-20% dari uang saku yang didapat. Misalnya, sebelum berangkat sekolah, sisihkan uang sebesar Rp5.000 setiap hari atau Rp20.000 perminggu. Dengan menyisihkan uang untuk menabung lebih awal, Anda bisa leluasa dalam memakai uang yang tersisa.

  • Membuat Tabel Tabungan Harian
    Untuk membantu kedisiplinan dalam menabung, Anda bisa menggunakan tabel tabungan harian. Tips menabung untuk pelajar ini cukup efektif karena Anda bisa melacak progres tabungan secara tertulis. Tak harus selalu dimulai dengan nominal besar, Anda bisa memulainya dari jumlah kecil. Misal, pada minggu pertama, Anda mulai menabung sebesar Rp5.000 setiap hari. Setelah itu, Anda bisa tambahkan menjadi Rp7.000 pada minggu ketiga dan begitu seterusnya.

Tidak perlu memaksakan diri dalam menentukan berapa jumlah yang akan di tabung. Cukup sesuaikan dengan kemampuan. Perlahan tapi pasti, uang Anda pasti akan terkumpul dengan banyak.

  • Memiliki Target dan Tujuan Menabung
    Sebelum mulai menabung, siapkan apa target dan tujuan yang ingin dicapai. Ketika memiliki sebuah target, maka Anda akan semakin termotivasi untuk rajin menabung. Berbeda dengan saat Anda tidak memiliki target yang ingin dicapai, maka besar kemungkinan untuk malas melanjutkannya.

Misalnya, Anda ingin menabung untuk membeli laptop baru, sepatu dan lain sebagainya. Jika sudah memiliki tujuan kuat yang harus dicapai, Anda tidak mudah tergoda untuk memakai uang tabungan pada hal lain.

  • Pikirkan dengan Matang Sebelum Membeli Sesuatu
    Sebagai seorang pelajar, Anda pasti sudah bisa menilai mana barang yang perlu di beli, dan mana yang tidak begitu penting. Jika ingin sukses dalam menabung, cobalah untuk tidak membeli barang yang sekiranya belum diperlukan.

Baca Juga : Cara Menabung yang Benar menurut Pakar Keuangan

Pertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebelum memutuskan membeli sesuatu. Jangan sampai Anda menyesal telah menghabiskan uang tabungan untuk hal-hal yang sebenarnya tidak bermanfaat.

  • Kurangi Waktu Hangout
    Sudah lumrah sebagai anak muda, hangout bersama teman seakan menjadi suatu keharusan. Tidak ada salahnya sesekali pergi keluar dengan teman. Justru, Anda membutuhkannya untuk refreshing dari kegiatan belajar yang menyita waktu.

Namun, pastikan juga bahwa Anda dapat membatasi diri agar tidak terlalu boros ketika refreshing. Kami menyarankan untuk melakukan kegiatan hangout setidaknya hanya 1-2 kali dalam satu minggu. Ini akan memudahkan Anda untuk berhemat dan tetap lancar dalam menabung.

  • Bawa Bekal Makan dan Minum dari Rumah
    Jangan malu untuk membawa bekal dari rumah saat sekolah. Dengan membawa bekal sendiri, Anda tidak perlu lagi untuk membeli makanan di luar sehingga bisa mengalokasikan uang saku sepenuhnya untuk di tabung. Tips menabung untuk pelajar ini cukup ampuh untuk menghemat uang jajan agar lebih cepat mencapai target.
  • Belajar Investasi Mulai dari Nominal Kecil
    Mengingat investasi ini cukup menguntungkan untuk masa depan, sebagai pelajar, Anda perlu mempelajarinya mulai dari sekarang. Menabung secara konvensional memang bisa membantu Anda dalam menyimpan dan mengumpulkan uang. Namun, dengan investasi, Anda bisa menyimpan dan menumbuhkan uang tersebut.

Beberapa instrumen investasi bisa dimulai dengan nilai yang kecil. Misalnya saja, Anda bisa mencoba untuk berinvestasi rutin di Reksa Dana mulai dari Rp100.000 setiap bulannya. Setelah memahami lebih dalam, Anda bisa perlahan meningkatkan nominalnya untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

  • Anggaplah Menabung sebagai Kewajiban
    Prinsip wajib menabung perlu Anda tanamkan sejak dini jika ingin proses menabung sukses. Tips menabung untuk pelajar yang satu ini bisa mendorong Anda untuk lebih rajin menabung setiap harinya. Meskipun sedikit demi sedikit, lama-lama akan menjadi bukit!
  • Buka Rekening Tabungan Berjangka
    Selanjutnya, tips menabung untuk pelajar agar lebih praktis adalah dengan membuka rekening tabungan berjangka. Anda bisa membuka rekening tabungan berjangka.

Cara Menabung yang Benar menurut Pakar Keuangan

Cara Menabung yang Benar menurut Pakar Keuangan

Menabung adalah salah satu cara dalam pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk menyiapkan dana cadangan di masa depan. Tabungan juga berperan untuk menjamin kestabilan keuangan Anda jika mengalami hal yang tidak diinginkan kemudian hari. Secara tidak langsung, menabung dapat membantu Anda mengetahui tentang prioritas dalam keuangan.

Memulai aktivitas menabung berperan penting di dalam alur keuangan, terutama bagi Anda yang baru saja bekerja dan pertama kali memiliki penghasilan. Kenyataannya, menabung tidak selalu menjadi kebiasaan yang mudah untuk setiap orang walaupun sudah mengetahui banyak manfaatnya untuk masa depan. Hal ini akan menjadi lebih sulit jika Anda tidak mulai membiasakan cara menabung yang benar.

Menabung tidak hanya tentang berapa banyak uang yang mampu Anda sisihkan. Lebih dari itu, menabung adalah tentang membentuk kebiasaan yang terus-menerus. Kata kuncinya adalah konsistensi. Di internet, ada banyak sekali cara menabung yang mudah sesuai dengan kondisi Anda. Jika sampai saat ini Anda masih mengalami kesulitan untuk menyisihkan uang, mungkin ada yang salah dengan cara Anda menabung.

Tanda Bahwa Anda Belum Menabung dengan Benar

Beberapa dari Anda mungkin sudah memulai kebiasaan menabung, namun apakah cara yang digunakan sudah tepat? Tanda-tanda berikut ini menunjukkan bahwa Anda belum menabung dengan benar.

1. Rekening Tabungan Belum Terpisah dengan Rekening Harian

Jika rekening tabungan Anda masih jadi satu dengan rekening kebutuhan harian, bisa dikatakan bahwa cara menabung Anda belum tepat. Dengan menggabungkan uang tabungan dan uang belanja akan membuat saldo rekening semakin besar. Hal ini justru mendorong Anda untuk melakukan pengeluaran yang lebih besar lagi. Alih-alih menabung, yang ada adalah jumlah tabungan akan berkurang karena pembelanjaan di luar anggaran.

2. Rekening Tabungan Belum Stabil

Ketika Anda sudah memiliki rekening tabungan yang terpisah, selanjutnya adalah memastikan bahwa tidak ada aktivitas lain dalam rekening selain menabung. Memiliki jumlah tabungan dengan nominal besar dapat mendorong Anda untuk sesekali membelanjakannya.

Dalam keadaan darurat dan mendesak, Anda masih dapat menggunakan uang tabungan. Dengan catatan nilainya tidak lebih besar dari jumlah yang Anda tabung setiap bulannya. Jika tidak dalam keadaan darurat, namun Anda masih sering menggunakan uang tabungan untuk belanja kebutuhan tersier atau barang mewah dapat dipastikan ada yang salah dengan cara menabung Anda.

3. Persentase Tabungan Masih Belum Bijak

Sebelum menerima gaji, sebaiknya Anda membuat anggaran untuk menentukan porsi tabungan, belanja, dan kegiatan sosial lainnya. Sebaiknya Anda menyisihkan sekitar 10%-15% untuk alokasi tabungan. Idealnya, persentase tabungan tidak lebih kecil dari ini.

Seiring dengan naiknya gaji atau adanya tambahan bonus, nilai tabungan maupun persentasenya sebaiknya mengalami kenaikan juga. Jika nominal uang yang Anda tabung masih sangat kecil, sementara pendapatan mengalami kenaikan, mungkin ada yang salah dengan anggaran belanja Anda.

Apakah salah satu dari tanda di atas masih Anda alami? Jika iya maka sekarang adalah saatnya mengubah kebiasaan menabung yang benar. Tidak ada kata terlambat untuk memulai memperbaiki pengelolaan keuangan.

Inilah Cara Menabung yang Benar Menurut Pakar Keuangan

Dari sekian banyak cara menabung, berikut ini adalah yang bersumber dari pakar keuangan. Dilansir dari website GoBankingRates, inilah cara menabung yang benar menurut pakar keuangan.

1. Mengatur Automatic Debit ke Rekening Tabungan

Farnoosh Torabi, seorang penulis dan ahli keuangan menunjukan bahwa menabung dengan transfer otomatis adalah cara yang paling efektif. Torabi merekomendasikan setidaknya 10% dari gaji Anda sebaiknya ditransfer secara auto debet ke rekening tabungan. Dengan begitu, Anda tidak akan memiliki alasan lupa menabung. Hal ini juga menghindari Anda tergoda untuk membelanjakan pendapatan sebelum dimasukkan ke dalam tabungan.

Tetapkan jumlah transfer dan tanggal transfer secara konsisten yang langsung dialihkan ke rekening tabungan. Dengan menerapkan cara ini, Anda telah belajar untuk disiplin menabung dengan cara mudah.

2. Mulai dari Jumlah Kecil Terlebih Dahulu

Menurut Clark Howard, seorang pakar konsumen, menabung sebaiknya dimulai dari jumlah yang kecil terlebih dahulu namun rutin dilakukan. Tidak banyak orang yang bisa menabung dalam jumlah yang besar, oleh karena itu mulailah dari yang paling kecil.

Jika Anda belum terbiasa dengan alokasi tabungan adalah 20% dari gaji, bisa memulai dengan 2% dari gaji. Namun, pastikan bahwa persentasenya naik setiap bulan hingga mencapai minimal 20% dari gaji. Bahkan Howard menyatakan bahwa first jobber harusnya mampu untuk hidup dari setengah gaji karena belum memiliki banyak tanggungan dan pengeluaran.

3. Mengumpulkan dan Menyimpan Uang Kembalian

Ric Edelman yang merupakan Ketua dan CEO Edelman Financial Services memberikan trik khusus untuk bisa menabung dengan benar. Menurutnya, mengumpulkan uang kembalian berbentuk recehan dapat digunakan untuk belanja barang dengan nilai yang besar.

Baca Juga : Kode Bank Indonesia Terlengkap

Misalnya saja, uang kembalian setelah belanja di supermarket, jika dikumpulkan dapat digunakan untuk membeli kopi dan makan siang. Dengan begitu Anda bisa menghemat pengeluaran lifestyle dan berhasil menyelamatkan alokasi uang tabungan. Uang receh ini secara tidak langsung akan membantu Anda mengurangi penggunaan kartu debit dan kartu kredit untuk membayar sebuah lifestyle.

4. Membuat Rekening Pisah

Ligwina Hananto, seorang perencana keuangan yang dilansir dari Womantalk, menegaskan pentingnya memisahkan rekening simpanan dengan rekening harian. Dengan memisahkan rekening tabungan, Anda telah menyelamatkan uang untuk dipakai dalam keadaan darurat di kemudian hari.

5. Menetapkan Tujuan Menabung

Ligwina menjelaskan bahwa menyisihkan uang tanpa tujuan adalah hal yang mudah dilakukan. Jangan hanya menyisihkan uang saja, namun tentukan tujuan Anda dalam menabung. Mulai menabung untuk hal-hal yang Anda sukai terlebih dahulu. Misalnya untuk pergi travelling, ibadah haji, atau untuk membeli sesuatu. Saat kebiasaan menabung telah berhasil terbentuk, akan lebih mudah menetapkan tujuan.

Tujuan membuat strategi menabung Anda semakin jelas dan terarah. Anda dapat membuat tujuan menabung jangka pendek dan jangka panjang. Ketika tujuan sudah terbentuk, Anda tinggal menyesuaikan dengan jenis tabungan yang diambil. Misalnya saja untuk tujuan menabung dana pendidikan anak, Anda dapat memilih jenis tabungan Mapan Pendidikan dengan setoran bulanan dimulai dari Rp 100.000,- saja.

error: Content is protected !!