standar ukuran meja

Menurut Ahli, Ini Dia Standar Furnitur di Ruang Kerja!

Conchupvcindonesia Ukuran meja dan tempat duduk akan berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas kerja si pemakainya. Secara psikologis, faktor kenyamanan akan muncul dengan sendirinya jika peralatan yang digunakan sesuai dengan standar.
Berbagai inovasi peralatan kantor seperti meja, kursi, dan credenza, terus hadir dan berkembang dengan pesat. Semua inovasi itu terlihat baik dari segi model, warna, maupun dari bahan yang digunakan.
Standar Furnitur di Ruang Kerja

Dari segi fungsi alat pun, semua diciptakan dengan sangat detail dan memiliki ukuran standar, baik untuk internasional maupun nasional yang disesuaikan dengan ukuran tubuh orang Indonesia. Inilah 4 furnitur yang biasa mengisi ruang kerja, beserta ukuran standarnya.

1. Kursi Kerja.

• Kursi kerja sebaiknya memiliki kaki yang fleksibel, bisa dinaik dan diturunkan.

Bagian bawah kaki sebaiknya juga dilengkapi roda, sehingga memudahkan Anda “bergerak”.

• Tetapi jika lantai Anda menggunakan parket, kaca, atau bahan lain yang mudah tergores, sebaiknya pilihlah kursi statis dan berilah alas.

• Tinggi tempat duduk harus lebih rendah daripada lekuk lutut sampai telapak kaki; kira-kira setinggi 40-50 cm.

• Alas duduk harus nyaman diduduki, tidak keras dan tak membuat penggunanya lekas merasa lelah.

Sebaiknya pilihlah kursi berbahan busa atau jaring-jaring. Panjang alasnya harus lebih pendek dari arak lekuk lutut sampai garis pinggul, dengan ukuran antara 35-40 cm.

Sebangkan untuk lebar alas harus lebih besar daripada lebar pinggul, yaitu 40-50 cm.

Sandaran kursi harus setinggi garis pinggul pada bagian bawahnya dan bagian atasnya tidak melebihi tepi bawah ujung tulang belikat. Semakin tinggi kursi (hingga kepala terbenam) tak masalah.

Sebaiknya sandaran kursi juga fleksibel.

Pada saat posisi sandaran maksimal, gerakannya bisa disesuaikan hingga10º kemiringannya.

• Sandaran tangan pada kursi kerja bukan sesuatu yang mutlak; bisa ada ataupun tidak, sesuai kebutuhan.

Jika Anda ingin memakai sandaran, perhatikan bahwa jarak antara tepi dalam sandaran lebih lebar daripada pinggul dan tak melebihi lebar bahu.

Tinggi sandaran yang baik adalah setinggi siku dan panjang sandaran hingga sepanjang lengan.

Baca juga : Pakai Tangki Air di Rumah Harus Seberapa Tingginya? Ini 5 Wajib Tahu untuk Merencanakannya

 Meja Kerja

• Ukuran meja standar di pasaran paling kecil adalah 100 cm x 60 cm dan 120 cm x 60 cm.

• Tinggi meja kerja bagi orang Indonesia sebaiknya tak lebih dari 75 cm dan paling rendah 72,5 cm.

• Jika tinggi meja 75 cm, maka tinggi kaki meja 72,5 cm dan table top 2,5 cm.

Sedangkan bila tinggi meja 72,5 cm, maka tinggi kaki meja 70 cm dan table top 2,5 cm.

• Tebal table top 2,5 cm adalah tebal minimal yang harus dimiliki.

kurang, kenyamanan pengguna meja akan terganggu karena meja tak akan berdiri kokoh.

Sedangkan ketebalan maksimalnya adalah 3 cm.

• Permukaan meja haruslah rata. Biasanya di pasaran banyak meja yang menggunakan particle board dengan kualitas baik atau MDF (medium density fiberboard).

MDF memiliki serbuk kayu yang lebih halus dan homogen.

• Meja sebaiknya memiliki laci penyimpanan untuk menyimpan kertas-kertas sehingga ruang kerja pun selalu rapi.

Credenza

• Bentuknya seperti lemari tapi biasanya terdiri dari laci-laci.

• Fungsinya untuk menyimpan dokumen dan peralatan kantor yang berukuran kecil seperti alat tulis, penjepit kerjas, dan sebagainya.

• Ukuran standar credenza adalah tinggi 75 cm dan lebarnya 50 cm, sedangkan panjangnya menyesuaikan. Tapi ukuran ini tidak baku; kadang-kadang ada juga yang ukurannya lebih rendah atau lebih tinggi.

Tapi biasanya tinggi maksimalnya adalah 120 cm.

Rak/Lemari Buku

• Furnitur ini tidak mutlak ada. Bila koleksi buku Anda sangat banyak, baru Anda membutuhkannya.

• Lebar standar lemari sama dengan credenza, yaitu 50 cm. Sedangkan tingginya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Ada yang menggunakan lemari yang tingginya mencapai plafon.

error: Content is protected !!