sistem belajar di finlandia

7 Keunggulan Sistem Pendidikan Finlandia Menjadi yang Terbaik di Dunia

Conchupvcindonesia – Finlandia merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia meskipun hanya negara berpenduduk sekitar 5,5 jutaan.Namun dunia mengakui keunggulan sistem pendidikan Finlandia sebagai barometer keberhasilan pendidikan sebuah negara.

Walaupun PISA 2015 telah mengumumkan bahwa Singapura lah yang sistem pendidikan terbaik di dunia, tapi bukan berarti Finlandia kehilangan atau menurun keunggulan sistem pendidikan mereka.

Hal ini tidak mengherankan mengingat Finlandia memberikan perhatian sangat besar pada pendidikan sejak anak usia dini. Berikut 7 Keunggulan sistem pendidikan yang membuat Finlandia unggul dalam pendidikan global dan menjadikan sistem pendidikan mereka terbaik di dunia:

1. Tidak Ada Klasifikasi Rangking (Prestasi)

7 Keunggulan Sistem Pendidikan Finlandia

Sekolah di Finlandia membuat paradigma kepada siswanya bahwa tujuan atau alasan untuk memperoleh prestasi bukanlah dengan mendapat ranking atau juara.

Melainkan siswa harus memiliki keahlian yang harus ditekuni untuk mempersiapkan masa depan siswanya.

Adapun, siswa yang memiliki prestasi yang kurang baik tidak dianggap sebagai siswa yang “bodoh”.

Dalam artian, para guru dan siswa lain tidak akan langsung men-judge temannya yang kurang berprestasi.

Tapi sebaliknya diberikan semangat dan saling membantu. Dalam artian sekolah yang berada di Finlandia tidak mengkelompokan siswanya berdasarkan prestasi yang mereka peroleh.

Siswa yang berprestasi silahkan dipertahankan atau ditingkatkan, yang belum silahkan belajar lebih giat lagi.

2. Kegiatan Belajar yang Menyenangkan

Setiap ruang kelas di sekolah-sekolah Finlandia hanya di tempatkan siswa paling banyak 20 orang saja. Karena jumlah siswa dalam satu ruangan juga mempengaruhi efektifitas kegiatan belajar-mengajar.

Maka itu, siswa satu kelas dimuat hanya 20 orang saja karena jumlah siswa akan mempengaruhi tenaga pendidik untuk memantau perkembangan belajar dan kemampuan siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Selain jumlah siswa dalam ruang kelas, guru Finlandia juga mengupayakan agar proses belajar-mengajar itu tidak terkesan membosankan, sehingga guru menggunakan bebagai upaya agar siswa tidak mudah bosan dalam belajar.

Cara ini ditempuh dengan membuat variasi metode mengajar, variasi tempat belajar ( sering di luar kelas), menciptakan iklim kelas yang saling membangun dan tidak terjadi konflik antarsiswa.

2. Tidak Mengadakan Ujian Nasional

Finlandia adalah salah satu negara yang tidak menerapkan sistem ujian nasional kepada siswanya karena sekolah Finlandia menyadari penuh keberagaman latar belakang dan kemampuan para siswanya.

Oleh karena itu pemerintah tidak memaksakan siswa agar memiliki nilai standar sebagai kelulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Namun, Finlandia membuat Ujian Matrikulasi Nasional untuk pendidikan SMA yang bersifat sukarela dan para siswa tidak diwajibkan untuk mengikuti.

Jadi untuk sekolah tingkat SD dan SMP tidak diberlakukan ujian nasional bagi siswa Finlandia.

Baca juga : Memahami 5 Perbedaan antara BEM dan UKM di Kampus

3. Kurikulum Fleksibel

Sekolah dan kurikulum adalah 2 hal yang tidak bisa dipisahkan dalam dunia pendidikan, kurikulum memang salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tapi bukan berarti satu-satunya faktor besar.

Maka itu, negara Finlandia tidak mewajibkan agar semua sekolah melaksanakan kurikulum seperti yang ditetapkan pemerintah untuk dapat mencapai berbagai prestasi.

Sebaliknya kurikulum tidak menjadi panduan yang bersifat “paku mati”, melainkan diamanatkan kepada tenaga pendidik untuk melakukan pengajaran dan pendampingan sebaik mungkin kepada siswanya.

Pada intinya, kurikulum bersifat fleksibel di sekolah Finlandia, sehingga sekolah bisa berinovasi dan menerapkan sistem terbaik menurut mereka untuk sekolah

4. Biaya Sekolah Gratis

Sebagai investasi masa depan, pemerintah Finlandia tidak segan-segan memberikan anggaran yang besar untuk pendidikan.

Selain itu, dana yang besar juga dikelola dengan baik, tidak dikorupsikan atau dijadikan kepentingan proyek-proyek pihak ketiga.

Dana yang besar untuk pendidikan memberikan kemudahan bagi seluruh warga negara Finlandia untuk bersekolah, karena semua biaya operasional di sekolah itu dibiayai oleh pemerintah.

Di sisi lain, pemerintah Finlandia sangat mendukung warga negaranya agar meningkatkan prestasi tanpa terhambat masalah keuangan.

Setiap prestasi yang dicapai oleh warga negara diberikan dukungan dan apresiasi dari pemerintah.

Diantaranya untuk mengadakan penelitian, membuat penemuan dan berbagai inovasi baru. Sehingga setiap warga negara dipacu untuk membuat prestasi tanpa khawatir masalah keuangan.

6. Bersekolah mulai Umur 7 Tahun

Pendidikan di Finlandia sangat memperhatikan kesiapan siswa dalam mengikuti peraturan pembelajaran sekolah yang dibuat oleh pemerintah. Siswa yang belum berumur 7 tahun tidak diperbolehkan bersekolah.

Namun, sebelum usia 7 tahun para siswa didampingi oleh orang tuannya untuk dipersiapkan memasuki dunia persekolahan. Seperti memasuki anak terlebih dahulu di sekolah PAUD.

Maka itu sebelum umur 7 tahun peran orang tualah yang sangat dibutuhkan dalam mempersiapkan anak-anak mereka untuk memasuki sekolah tingkat SD.

7. Guru profesi paling dihormati

Ini salah satu yang sangat berbeda dengan negara lain, termasuk Indoneesia

Guru di Finlandia tidak dibayar rendah, bahkan lebih tinggi dibanding seperti di Amerika Serikat.

Untuk menjadi seorang guru di Finlandia, para calon harus terlebih dahulu menerima setidaknya gelar magister dan menyelesaikan pendidikan profesi seperti halnya pendidikan profesi kedokteran.

Tidak mengherankan guru di sana mengajar di sekolah dasar yang berafiliasi atau berdampingan dengan universitas.

Hasilnya, para guru dapat diandalkan untuk melakukan penelitian pedagogis (pengajaran) terbaik tentang pendidikan.

Hal ini sangat disadari oleh pemerintah Finlandia, sehingga profesi seorang guru adalah tenaga profesional yang didukung dengan pendidikan keguruan yang bermutu, seleksi yang ketat, dan dapat dipastikan di negara Finlandia, orang-orang yang menjdi guru adalah lulusan terbaik dari pendidikan keguruan mereka.

Selain itu, pemerintah negara Finlandia sangat memperhatikan kesejahteraan seorang guru. Kalau dikonversikan ke rupiah, gaji guru mereka mencapai 40 juta-an.

Pendidik di Finlandia diberikan tanggungjawab yang besar atas prestasi yang dicapai oleh anak didiknya.

Ketidakmampuan seorang guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam karir sang guru tersebut.

Di samping itu, para siswa juga diberikan kesempatan untuk memberikan penilaian terhadap cara atau kemampuan para guru dalam mengajar.

Itulah 7 keunggulan sistem pendidikan Finlandia yang membuat sistem mereka menjadi terbaik di dunia. Bahkan cukup mengagumkan dan sepertinya butuh waktu lama untuk Indonesia bisa menerapkan sistem seperti itu.

error: Content is protected !!